Home » Uncategorized » Masih Ada Tambang Inkonvensional (TI) yang bandel, Polres Bangka Bersama Satpol Pp kab. Bangka lakukan penertiban.

Masih Ada Tambang Inkonvensional (TI) yang bandel, Polres Bangka Bersama Satpol Pp kab. Bangka lakukan penertiban.

Tribratanewsbangka.com, Sungailiat — Tambang Inkonvensional (TI) diduga masih beroperasi di lahan milik Aset Pemda Kab. Bangka yang berlokasi di Jl. Cross Kawasan Industri Jelitik Kel. Jelitik Kec. Sungailiat Kab. Bangka ditertibkan. Kamis, (18/03/21).

Tim gabungan dipimpin Wakapolres Bangka Kompol Faisal Fatsey, S.IK dan yang ikut turun Kelapangan adalah PJU Polres Bangka, Kapolsek Sungailiat, Kasat Pol Pp, personil Polres Bangka, jajaran polsek, dan Personil Satpol pp Kab. Bangka.

Pasa saat hendak tiba di lokasi Tim menemukan Adanya beberapa unit” ponton dilokasi.

“dilokasi Kita melihat ada 22 unit ponton TI (14 jenis TI Tower dan 8 jenis TI mini) yang sedang tidak beroperasi,.” Ujar wakapolres bangka.

Dan diketahui dan didata Adapun pemilik ponton tersebut sebanyak 22 warga ada yang dari batako, parit pekir, rambak, jelitik, air anyut, kp. Baru.

Kasat Pol PP memberikan penyampaian agar Meminta kerja sama untuk membongkar mesin TI yg ad dilokasi.

Dan diharapkan tidak ada lagi aktivitas penambangan dilokasi lahan milik Aset Pemda Kab. Bangka.

Kabid pol pp meminta setelah di bongkar sebagian dari mesin dibawa ke kantor sat pol pp kab. Bangka untuk dijadikan Barang Bukti.

Kegiatan penertiban tambang inkonvensional (TI) dilakukan karena lokasi lahan yang dilakukan penambangan di Jl. Cross Kawasan Industri Jelitik merupakan lahan milik Aset Pemda Kab. Bangka.

“Sebelumnya Personil dari Pihak Kepolisian dan kelurahan telah beberapa kali memberikan himbauan dan sosialisasi terkait larangan melakukan aktivitas penambangan di lokasi tersebut.,” Ujar waka.

Dan sekaligus Pemkab. Bangka juga telah melayangkan surat kepada para penambang untuk tidak melakukan penambangan di lokasi lahan milik Aset Pemkab. Bangka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*