Home » Uncategorized » Tim gabungan Polres bangka dan pemda serta intansi terkait membantu evakuasi puluhan orang korban banjir

Tim gabungan Polres bangka dan pemda serta intansi terkait membantu evakuasi puluhan orang korban banjir

Tribratanewsbangka.com, Sungailiat – Tim gabungan Polres Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil mengevakuasi puluhan orang korban banjir terutama warga lanjut usia, anak-anak dan ibu hamil.

Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan melalui Wakapolres Kompol Faisal di Sungailiat, Rabu mengatakan, tim gabungan sebanyak 50 personel dengan melibatkan personel polisi, Satpol PP dan petugas dari BPBD  berhasil mengevakuasi korban banjir yang terjadi disejumlah tempat.

“Kami mengutamakan evakuasi bagi anak-anak orang lanjut usia dan ibu hambil untuk diamankan ditempat yang aman dari banjir,” jelasnya.

Dikatakan, tim gabungan juga membantu warga menyelamatkan barang berharga seperti kendaraan roda dua dan sejumlah barang yang dianggap penting lainnya.

“Banjir yang merendam hampir ribuan rumah penduduk akibat curah hujan sejak kemarin Selasa (12/1) sampai sekarang  dengan ketinggian air mencapai lebih kurang satu meter,” jelasnya.

Dia mengatakan, terdapat sejumlah lingkungan yang banjir seperti Parit Pekir, Lingkungan Nelayan dan Air Anyut tidak hanya  curah hujan namun juga akibat air laut yang pasang karena rumah penduduk berada tidak jauh dari pinggir laut.

“Selain membantu evakuasi warga dan barang berharga, kami juga membantu menyalurkan ratusan paket sembako dari pemerintah daerah setempat untuk warga korban banjir,” katanya.

Wakapolres berharap banjir yang merendam rumah penduduk dapat segera surut serta masyarakat tetap memperhatikan kondisi lingkungan agar terjaga kebersihan.

“Saya juga minta masyarakat meskipun dalam kondisi menghadapi musibah banjir namun hendaknya tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat penyebaran varian virus jenis corona hingga sekarang belum reda,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*